//
you're reading...

Data Base

DBase Gerhan Tahun 2003-2007

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Daerah Aliran Sungai (DAS) adalah suatu wilayah daratan yang dibatasi oleh pembatas topografi, yang merupakan satu kesatuan sungai dan anak-anak sungainya yang berfungsi menampung, menyimpan dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami.

Pada dekade terakhir ini, kondisi DAS di wilayah kerja BPDAS Citarum-Ciliwung semakin memprihatinkan dan mengalami kerusakan yang semakin parah. Hal ini ditandai dengan semakin seringnya kejadian bencana banjir dan longsor di musim hujan dan kekeringan di musim kemarau. Penyebab terjadinya bencana alam tersebut selain oleh faktor alamiah berupa iklim dan cuaca yang ekstrim serta kondisi geomorfologi (geologi, tanah dan topografi) juga disebabkan oleh ulah manusia yang melakukan pengrusakan terhadap hutan dan lahan di DAS tersebut.

Berdasarkan hasil inventarisasi dan identifikasi pada tahun 2003 luas lahan kritis di wilayah kerja BPDAS Citarum-Ciliwung adalah 498.146,4 ha yaitu di dalam kawasan hutan 166.338,8 ha dan di luar kawasan hutan 331.807,6 ha. Penanganan lahan kritis tersebut telah dilakukan memalui program Gerakan Nasional Rehabilitasi Hutan dan Lahan yang dimulai sejak tahun 2003 sampai dengan tahun 2007 ini. Luas lahan kritis yang sudah ditangani diluar kawasan hutan (terutama di lahan-lahan milik masyarakat) sampai dengan tahun 2007 adalah 91.165 ha dan masih terdapat sisa lahan kritis di luar kawasan hutan yang belum tertangani seluas 240.642,6 ha.

Lokasi lahan kritis di luar kawasan hutan yang telah ditangani melalui kegiatan Gerhan adalah seluas 91.165 ha yang tersebar di 29 Kabupaten/Kota dengan berbagai pola penanganan baik vegetatif maupun sipil teknis. Untuk itu perlukan data-data sebaran kegiatan Gerhan tersebut dalam bentuk database, dokumentasi foto dan peta sebaran lokasinya termasuk kegiatan gerakan penanaman yang dilakukan secara swadaya.

Maksud & Tujuan
Maksud dari kegiatan ini adalah didapatkannya data base kegiatan gerhan yang lengkap dan akurat dengan tujuan agar data tersebut dapat menjadi informasi yang mudah diakses oleh semua pihak, sehingga kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan ke depan dari berbagai sumber pendanaan tidak akan tumpang tindih dengan kegiatan Gerhan yang telah ada.

Ruang Lingkup
Ruang lingkup kegiatan penyusunan basis data Gerhan dan gerakan penanaman swadaya yaitu:
1. Data base numerik menggunakan aplikasi excel
2. Data base spatial (peta digital) menggunakan aplikasi arc.view
3. Album dokumentasi kegiatan Gerhan

Sasaran
Sasaran kegiatan penyusunan basis data Gerhan dan gerakan penanaman swadaya yaitu:
1. Kegiatan Gerhan selama 5 tahun (2003-2007)
2. Kegiatan Gerhan diluar kawasan yang hutan di 28 Kabupaten/Kota wilayah kerja BPDAS Citarum-Ciliwung
3. Kegiatan Gerakan penanaman swadaya di wilayah kerja BPDAS Citarum-Ciliwung yang dilaksanakan oleh Ormas.

Laporan Lengkap :
1. Rencana Kerja
2. Laporan